Hal yang Perlu Diketahui Tentang Pendaftaran Perusahaan Indonesia

Hal yang Perlu Diketahui Tentang Pendaftaran Perusahaan Indonesia

Di era globalisasi saat ini, informasi memiliki peran strategis baik bagi dunia usaha maupun pemerintah dalam menentukan kebijakan publik. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian dan Perdagangan pada dasarnya telah mengantisipasi perkembangan ini melalui UU No. 3 Tahun 1982 tentang Kewajiban Daftar Perusahaan yang diundangkan pada tanggal 1 Februari 1982 dan mulai berlaku efektif pada tanggal 1 Juli 1985. Berikut beberapa hal yang perlu kita ketahui terkait dengan pendaftaran perusahaan Indonesia.

Undang-undang mewajibkan setiap perusahaan untuk mendaftar di Kantor Pendaftaran Perusahaan yang dilakukan di kabupaten/kota dengan mengisi formulir pendaftaran. Hasil pendaftaran perusahaan tersebut diolah oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan sebagai sumber informasi resmi yang memuat identitas dan hal-hal mengenai perusahaan yang bekerja dan berkedudukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Informasi perusahaan terbuka dan hukum dapat digunakan sebagai alat pembuktian yang sempurna.

Pendaftaran Perusahaan Indonesia mencakup semua bentuk usaha yaitu Perseroan Terbatas, Koperasi, CV, Firma, Perusahaan Perorangan dan Bentuk Perusahaan Lainnya. Perusahaan ini bergerak di 10 bidang usaha berdasarkan Klasifikasi Usaha Indonesia.

Dalam implementasi UU no. 3 Tahun 1982 tentang Peraturan Pemerintah no. 24 Tahun 1998 tentang Informasi Keuangan Tahunan Perseroan yang diperbaharui dengan Peraturan Pemerintah No. 64 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1998. Peraturan ini mewajibkan setiap perusahaan yang memiliki kekayaan 25 miliar rupiah ke atas untuk menyampaikan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik.

Perusahaan yang telah terdaftar sejak 1 Juli 1985 sampai saat ini secara kumulatif berjumlah 1.469.596 perusahaan, sedangkan jumlah perusahaan yang telah mendaftarkan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan pada Tahun Buku 1999 sebanyak 2592 perusahaan dan Tahun Buku 2000 sebanyak 22 perusahaan. Informasi perusahaan yang terdaftar dapat diakses secara elektronik melalui website resmi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

Peningkatan Layanan Informasi Terkait Pendaftaran Perusahaan

Dalam rangka meningkatkan layanan informasi sesuai dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, diperlukan kerjasama dengan perusahaan yang mampu mendukung Kementerian Perindustrian dan Perdagangan dalam pengembangan jaringan informasi perusahaan termasuk perangkat keras dan perangkat lunak.

Pada hari Rabu tanggal 8 Mei 2001 telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding / MOU antara Menteri Perindustrian dan Perdagangan dengan DUN & BRADSTREET (D&B) Asia Pacific Region yang diwakili oleh Mr. David J. Emery dan Mr. Francis CH Lee, Chairman of Corporate Ventures Group (CVG) Singapura. Sebagai kelengkapan juga ditandatangani Service Agreement (SA) antara Dirjen Perdagangan Dalam Negeri dengan Bapak Francis CH Lee.

D&B adalah perusahaan bisnis informasi yang didirikan pada tahun 1841 yang berpusat di Murray Hill, AS. Perusahaan ini memiliki jaringan cabang yang luas yang bertanggung jawab di wilayah Asia Pasifik, yang berbasis di Singapura. CVG adalah grup perusahaan yang terdiri dari Corporate Venture Pte Ltd, Singapura (“CVPL”) dan Corporate Ventures International, BVI (“CVI”). Bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan D&B mengamanatkan CVG untuk mendirikan dan Buat PT IndoBizInfo yang berkedudukan di Jakarta. Di Asia Tenggara kerjasama serupa juga telah dilakukan antara D&B dengan Pemerintah Singapura, Malaysia dan Thailand.

Kerja sama tersebut selain bertujuan untuk mengembangkan database perusahaan di Kementerian Perindustrian dan Perdagangan juga membantu perusahaan nasional memasuki jaringan informasi internasional. Perusahaan yang masuk dalam jaringan ini akan mendapatkan DUN NUMBER di D&B Database yang sudah diakui tingkat akurasinya di dunia.

Kerjasama tersebut diharapkan dapat mendukung kebijakan Pemerintah dalam memajukan perdagangan dan investasi internasional di Indonesia, serta dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha untuk pengembangan usahanya.

Sebagai negara berkembang, pemerintah Indonesia telah menyadari pentingnya memperbaiki diri agar dapat lebih bersaing dengan negara-negara lain di dunia. Termasuk dalam soal pendaftaran perusahaan Indonesia mulai diatur dengan sangat profesional. Pendaftaran perusahaan diperlukan untuk memantau perkembangan ekonomi di Indonesia.

Selain itu, pendaftaran perusahaan juga diperlukan sebagai pengakuan pemerintah terhadap perusahaan tersebut. Jika suatu perusahaan telah resmi terdaftar di Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, maka kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan tersebut pasti akan meningkat. Dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap suatu perusahaan, permasalahan ekonomi yang muncul secara perlahan akan dapat teratasi.

Sayangnya masih banyak perusahaan yang belum mendaftarkan diri ke Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Beberapa alasan yang kami temukan tentang hal ini adalah karena banyak perusahaan kecil takut akan pajak yang tinggi jika mereka mendaftarkan perusahaan mereka. Apalagi pajak merupakan kewajiban bagi setiap warga negara, apapun profesinya demi kemajuan pembangunan bangsa.

Selain masalah perpajakan, biasanya perusahaan yang enggan mendaftarkan diri ke pemerintah adalah perusahaan yang bergerak di bidang yang bertentangan dengan hukum negara. Perusahaan seperti itu harus diberantas oleh negara. Sayangnya masih banyak orang yang bisa dibayar untuk menjaga perusahaan ilegal ini.

Jika Anda seorang pengusaha yang menjalankan perusahaan di bidang hukum, maka pastikan untuk segera melakukan pendaftaran perusahaan Indonesia . Perusahaan Anda akan resmi terdaftar di Indonesia, khususnya di bawah Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Dengan mendaftarkan perusahaan, Anda juga secara tidak langsung telah membantu perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Leave a Reply