Panduan Memilah Softlens

Softlens ataupun yang biasa diucap dengan lensa kontak, ialah bagian dari aksesori penunjang penampilan sekalian barang penolong untuk yang mempunyai cacat mata semacam mata minus. Sebab mengenakan softlens, dapat mengganti warna bola mata supaya cocok dengan mode yang lagi dikenakan dikala itu. Mengenakan softlens pula membuat pemakainya terbebas dari kacamata. Sehingga tidak butuh gelisah dengan keadaan kacamata yang kadangkala berembun. Pengguna juga dapat lebih leluasa beraktifitas kala memakai softlens.

Terlebih di masa pandemi saat ini ini, selaku penyandang mata minus, saya betul- betul merasakan ribetnya mengenakan kacamata. Maunya mengenakan lensa kontak saja, biar tidak lagi bimbang dengan pemikiran yang kabur. Dikala kacamata mulai berembun terserang uap nafas yang terhembus lewat sela- sela masker. Di sana saya betul- betul memerlukan softlens.

Perhatikan Perihal Berikut Saat sebelum Membeli Softlens

Banyak sekali merek softlens yang tersebar di pasaran. Tetapi untuk pemakai sofltens, tidak dapat asal- asalan membeli merek softlens. Terdapat sebagian kriteria yang wajib dicermati. Sebab konsumsi softlens yang tidak sesuai di mata, hendak menimbulkan iritasi kemerahan pada mata penggunanya. Apa saja perihal yang butuh dicermati?

1. Bahan dasar cara memakai softlens

Terdapat bermacam- macam bahan dasar yang bisa digunakan buat membuat softlens. Awal terdapat RGP ataupun Rigid Gas Permeable, ataupun yang biasa diucap dengan semi- hardlens. Softlens yang dibuat dari RGP ini wujud fisiknya keras serta kaku, sehingga tingkatan kenyamanannya juga rendah.

Kedua terdapat lensa kontak berbahan HEMA( Hydroxyethylmethacrylate), ialah tipe yang sangat banyak digunakan dikala ini. Tampilan fisiknya lembut serta lentur sehingga lensa kontak ini lumayan aman digunakan. Ketiga terdapat lensa kontak Silicone Hydrogel. Lensa kontak SiHy dapat dibilang semacam perpaduan dari keunggulan RGP dengan kelebihan pada HEMA.

2. Kandungan air

Tidak hanya bahan dasarnya, kandungan air yang tercantum dalam lensa kontak pula wajib dicermati. Kandungan air yang rendah cenderung membuat mata terasa kering. Terlebih jika dipakai dalam waktu yang lama oleh mata sensitif. Dibutuhkan lensa kontak dengan kandungan air yng lumayan besar supaya mata senantiasa terasa lembab.

3. Desain

Desain tidak kalah berarti buat dipertimbangkan saat sebelum memutuskan membeli softlens. Pemilihan desain dapat disesuaikan dengan warna kulit, warna pakaian, ataupun kegiatan yang hendak dihadiri. Apalagi corak rupanya juga dapat diseleksi cocok dengan kepentingan penggunanya.

4. Proteksi dari cahaya matahari/ UV Blocking

Lensa kontak yang sanggup melindungi mata dari cahaya matahari, hendak membuat mata senantiasa terasa dingin serta fresh. Walaupun penggunanya beraktifitas di luar ruangan seharian, mata hendak senantiasa terasa aman.

Leave a Reply